Metode PDKT Lanjutan
Pengantar
Metode dasar PDKT membahas secara umum—tanpa penyesuaian individual. Pada posting ini anda akan belajar untuk merancang sendiri metode favorit anda. Lewat beberapa tafsiran dasar mengenai karakter dan watak seseorang. Kita akan menggunakan bantuan grafologi dan fisiogonomi. Anda diposisikan bukan hanya sebagai pembicara dan pendengar—tapi, juga sebagai pengamat (pihak ketiga).
“Cinta berawal dari kebutaan, persahabatan berawal dari mengenal.”
Comte DeBussy-Rabutin
Analisis Wajah
Apa yang pertama kali dilihat orang pada diri kita? Iya benar, wajah. Bagian tubuh yang satu ini memiliki banyak informasi menarik. Seperti bakat, kemampuan berpikir, alur emosi, dan masih banyak lagi. Mengenali wajah akan menghemat banyak waktu dalam PDKT. Berikut beberapa kualitas (trait) yang bisa dilihat dari wajah manusia:
- Ekspresi Emosi
Petunjuk ini terdapat pada
iris (selaput pelangi) mata. Semakin lebar iris dibandingkan dengan
sklera (bagian putih mata) maka, semakin besar pula kecenderungan untuk
mengungkapkan emosi. Orang yang beriris lebar akan mudah terpengaruh
oleh emosi orang lain. Mereka mudah jatuh Cinta.
Sebaliknya, orang dengan iris sempit justru sangat anti membiarkan
emosi memengaruhi keputusan mereka. Orang-orang ini mampu berhubungan
dengan individu lain tanpa melibatkan perasaan. Mereka cenderung dingin
dan selalu menyembunyikan perasaan. Tipe individu yang sangat
mengagungkan pengendalian diri. Terkadang ciri ini merupakan petunjuk
tentang adanya siksaan verbal, fisik, seksual, atau psikis di masa lalu.
Butuh waktu yang lama untuk mengenali karakter mereka.- Toleransi
Watak ini ditentukan oleh jarak antar mata. Individu yang memiliki mata berdekatan cenderung lebih cepat bereaksi terhadap suatu situasi. Serta lebih suka bekerja menurut aturan. Cara mengukurnya adalah dengan menghitung jarak antar mata. Kemudian ukur lebar masing-masing mata! Jika mata lebih besar dari atau sama dengan jarak antar mata. Ini berarti bahwa si pemilik mata cenderung tidak toleran. Jika lebar mata lebih kecil dari jarak antar mata. Maka, si individu akan jauh lebih toleran.
Orang yang toleran terlihat lebih santai dan gemar menunda sesuatu. Individu ini sangat mudah teralihkan perhatianya dan suka mengerjakan banyak hal sekaligus (menumpuk tugas). Mereka punya tantangan untuk tetap fokus pada suatu hal. Lain lagi dengan individu yang kurang toleran. Mereka amat fokus dalam suatu hal.
Orang yang kurang toleran mempunyai pemahaman yang kuat mengenai “Benar” dan “Salah”. Mereka sering bereaksi berlebihan bila ada orang yang melanggar hal yang tidak ia langgar. Individu ini mudah jengkel jika kegiatanya disela.
- Perfeksionis
Mereka sering merasa lebih hebat ketika orang lain melakukan kesalahan/kecerobohan. Tipe orang yang cenderung lebih sering mengkritik ketimbang memuji.
- Keramahan
Ketika anda bertemu dengan orang beralis tinggi jabatlah tangan mereka dan lakukan berbagai formalitas (i. e basa-basi). Mereka sangat selektif dalam berteman, membeli barang, atau mengambil keputusan. Ketika mereka mempunyai teman, hubungan pertemanan ini akan berlangsung seumur hidup. Hormati proxemic (jarak emosional) mereka! Tunjukan bahwa anda tertarik pada mereka sebagai individu! Orang yang pemilih tampak seperti pendiam dan kurang ramah. Mereka sering dianggap sombong oleh sekitar.
Orang yang ramah cenderung ingin bertindak sekarang. Sedangkan orang yang pemilih lebih suka melihat dan menunggu (wait and see) terlebih dahulu. Orang yang mempunyai alis dekat mudah dan cepat berteman. Mereka senang melakukan kontak fisik seperti sentuhan ringan di pundak, lengan, atau pelukan. Inidividu ini melakukan pendekatan dengan santai dan terkadang terlihat seperti teman lama.
Analisis Tanda Tangan
Tanda tangan merupakan perwakilan diri manusia dalam suatu ruang (kertas). Dalam tanda tangan tersandikan emosi, kecepatan berpikir, kecemasan, harapan, dan bakat. Tanda tangan berkembang sejalan dengan kedewasaan seseorang. Analisa tanda tangan belum tentu dapat memberikan informasi lengkap mengenai penulisnya. Umumnya antara tanda tangan dan tulisan utama berbeda; Inilah yang membuat komparasi keduanya jadi amat penting. Berikut beberapa makna grafologi tanda tangan:
Goresan di bawah tanda tangan merupakan
gejala orang yang menganggap dirinya penting. Penulis tipe ini tampil di
depan publik dengan kepercayaan diri tinggi.
B. Garis Coret
Tanda tangan yang dicoret merupakan simbol pengalihan energi agresif
ke dalam diri sendiri. Penulisnya adalah pribadi yang gemar menyalahkan
diri sendiri.Penyaluran emosi tersumbat, karena tidak cukup tempat untuk menampungnya. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai kebutuhan emosional berlebihan.
Simbol kegelisahan dan perlindungan diri. Terdapat indikasi penarikan diri dari hubungan sosial yang dinilai tidak bisa dipercaya. Biasanya terjadi pada orang yang semasa kecilnya sering tersakiti dan dilecehkan.
mn
Huruf-huruf pertama yang
besar, tinggi, dan lebar merupakan implikasi kebanggaan diri yang
ekstrem. Mereka ingin memiliki kedudukan penting dalam kehidupan
bermasyarakat.
Bentuknya mirip huruf “W” hanya saja dibuat berulang-ulang—goresan
ini terdapat di tengah tanda tangan. Merupakan indikasi kepribadian yang
tertekan secara sosial. Individu ini tidak mampu mengekspresikan
perasaan agresifnya di depan umum. Mampu bertindak menawan dan manis
meski tidak menyukai sesuatu/seseorang. Beberapa dari mereka adalah
orang yang cerdas dan licik.
mn
Indikasi orang yang menuruti kata hati (impulsif) untuk tiba pada
sebuah akhir. Mencerminkan ketidakpercayaan (terhadap lingkungan) dan
kebutuhan untuk ditemani.
H. Hiasan Berlebihan
Individu yang ingin menonjol, diperhatikan, dan cenderung manipulatif. Terdapat hasrat untuk menutupi rasa rendah diri.
mn
mn
mn
I. Terlalu Rumit dan Tidak Terbaca
Ini merupakan tanda individu yang takut isi hatinya dibaca orang
lain, tertutup, kreatif, kadang membenci diri sendiri, dan sangat
gelisah.Merancang Metode PDKT
Apa yang harus anda lakukan dengan semua data-data ini? Ada beberapa hal esensial dalam PDKT: Waktu, formalitas, substansi pembicaraan, pembentukan hubungan, dan kualifikasi. Waktu adalah tenggat PDKT yang anda butuhkan untuk jadian. Pada orang dengan sifat formal, bertanda tangan cangkang, karangan bunga palsu, atau tidak terbaca dan rumit. Kita butuh waktu PDKT yang agak lama guna mencegah rasa sakit di akhir.
Formalitas adalah adat istiadat selama pacaran dan PDKT. Pengarah seperti saya hanya sedikit mengikuti hal-hal seperti itu. Pada orang-orang perfeksionis, adat istiadat ini merupakan tuntutan dasar. Mereka tidak akan puas dengan suatu hubungan sebelum semua rutin terpenuhi. Berikutnya substansi pembicaraan. Apa yang anda katakan pada target adalah teori, sedangkan cara menyampaikanya adalah praktek. Substansi yang cocok untuk diperbincangkan berkisar antara “Saya, kamu, dan sekitar”. Percakapan bisa berupa tanya-jawab atau dengar pendapat (hearing). Pada individu dengan alis tinggi, andalah yang harus terus mengawali percakapan. Karena mereka sering merasa tidak diperhatikan perasaanya. Jadi titik-beratkan pembicaraan pada apa yang mereka rasakan!
Selanjutnya, pembentukan hubungan yang biasa terjadi setelah jadian. Tahap ini dipenuhi tipu-menipu, nalar dan kemampuan membaca bahasa tubuh penting di sini. Terakhir yang tak kalah penting adalah kualifikasi. Anda harus mengetahui dulu orang seperti apa yang anda dekati! Apakah ia punya cowok? Bertato? Merokok? Ini penting guna menemukan cewek idaman anda.
Manipulasi
Beberapa gerakan kecil yang berpengaruh besar kadang tidak sadar kita lakukan. Tujuan beberapa manipulasi berikut adalah untuk mendominasi lawan bicara anda.
- Mata Menyelidik
- Jabat Tangan Unik
- Adaptasi Suasana
- Membuat Kesan Akhir yang Baik
- Siapkan Pendapat Anda
No comments:
Post a Comment